Merasa Terintimidasi Jurnalis Duel Dengan Damkar di Pinang

Suasana saling cekcok di Pos Damkar Pinang Kota Tangerang, Pojok Literasi 

Pojok Literasi - Jurnalis berinisial SL (50) alias Acong mengalami perlakuan atau ucapan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang anggota Damkar saat dirinya beserta istri dan cucunya meminta izin untuk berteduh di Pos Damkar Pinang, Kota Tangerang.

"Petugas Damkar berkata tidak mengenakan saat saya meminta izin untuk menumpang berteduh bersama istri dan cucu saya di pos Damkar Kecamatan Pinang," keluh SL yang kerap disapa Acong ini saat dikonfirmasi. Sabtu, 11 April 2026.

"Dan bahkan petugas Damkar itu menganggap bahwa saya ini adalah seorang LSM sampai ada bahasa jangan macem-macem. Maksudnya apa itu," tanya Acong.

Lebih lanjut, insiden ini akhirnya memicu reaksi  sampai terjadi cekcok diantara keduanya. Dia (Hidayat - Petugas Damkar) kata Acong, sudah memasang kuda-kuda dan kita berdua udah sempat berkelahi, tapi dia kena pukul duluan sampe berdarah pelipisnya. 

"Sekarang gini, cuaca lagi panas banget, saya numpang berteduh di pos Damkar sama Istri dan cucu saya yang Sekolah gak jauh dari lokasi, masa iya saya mau macem-macem sih?," ungkap Acong.

Selanjutnya, kedua belah pihak yang terlibat digadang telah melakukan aksi saling lapor ke pihak Kepolisian atas insiden yang telah dialami.

"Pokoknya saya merasa tidak bersalah, karena dia (Hidayat -red) yang memulai duluan dengan ucapan dan sikap yang kurang mengenakkan terhadap saya dan keluarga saya," paparnya.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya insiden keributan tersebut. 

"Mudah-mudahan nanti bisa sama-sama di cek kebenarannya, karena kedua belah pihak sudah lapor kepada pihak yang berwajib," ujar Mahdiar. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama