KABUPATEN TANGERANG, Pojok Literasi - Warga pribumi Kampung Sumur Bandung RT 06 RW 01, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan di PT Universal Luggage (PT ULI), perusahaan yang berdiri tepat di lingkungan warga.
Warga mengeluhkan berkali-kali melamar pekerjaan di perusahaan tersebut, namun selalu gagal tanpa kejelasan alasan, sementara pelamar dari luar daerah justru diterima bekerja.
Warga setempat, Nupus, menyebut dirinya telah empat kali mengikuti tahapan seleksi, namun tak satu pun berujung pada penerimaan kerja.
“Rumah saya jaraknya hanya sekitar 100 meter dari pabrik, bahkan berdampingan langsung. Tapi sampai sekarang saya tidak pernah diterima bekerja,” ungkap Nupus.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam warga pribumi yang merasa terpinggirkan di wilayahnya sendiri. Warga menduga proses rekrutmen tenaga kerja di PT. Universal Luggage tidak transparan dan sarat kepentingan pihak tertentu.
Menurut pengakuan warga, sejumlah tenaga kerja yang diterima berasal dari luar wilayah seperti Kresek, Kronjo, Balaraja, hingga daerah lain, sementara warga lokal Sumur Bandung sulit menembus seleksi.
“Kami ini warga asli, perusahaan berdiri di kampung kami, tapi kami hanya bisa menonton. Ini jelas tidak adil,” ujar warga lainnya.
Warga juga menyampaikan bahwa Jumlah Pengangguran Pribumi sekitar 200 orang yang berdomisili antara 50 sampai 300 meter, bahkan ada yang berdampingan dengan tanah perusahaan juga masih menganggur.
Diketahui fakta bahwa warga lokal sudah melamar berkali-kali hingga ada yang telah mengikuti tes hingga 4 kali tetap ditolak tanpa ada penjelasan resmi, namun tenaga kerja luar daerah justru diterima dan mengakibatkan dampak Sosial warga sekitar dan menimbulkan pengangguran lokal meningkat, ketimpangan ekonomi warga, kecemburuan sosial dan yang membuat miris adalah rasa hilangnya keadilan di masyarakat.
Oleh karenanya warga menyampaikan tuntutannya melalui media ;
1. Transparansi rekrutmen tenaga kerja
2. Prioritas tenaga kerja lokal
3. Peran aktif pemerintah daerah
4. Evaluasi sistem penerimaan karyawan
5. Warga meminta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Bupati Tangerang, Camat Jayanti, serta Kepala Desa Sumur Bandung untuk turun langsung dan memastikan perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Universal Luggage belum ada yang dapat dikonfirmasi atau memberikan pernyataan resmi.
Sumber : Istimewa
